Kenapa Harus Belajar Analisis Fundamental Sebelum Beli Saham?

Membeli saham diibaratkan seperti membeli sebuah bisnis, seorang investor perlu melakukan analisis agar risiko berkurang dan terhindar dari kerugian.

Warren Buffet pernah mengatakan “Membeli saham adalah membeli sebuah bisnis, artinya kita harus menganalisis bisnisnya, bukan sekedar pergerakan harga sahamnya”

Ibarat bertani di suatu lahan, perlu mempertimbangkan aspek cuaca yang mendukung, air yang mencukupi, ditambah tanah yang subur, dan petani yang menggunakan bibit unggul hasil panennya akan bertambah.

Seorang investor sukses meraih keuntungan di pasar saham perlu memahami bagaimana cara screening, menganalisis dan mengindentifikasi saham-saham yang memiliki performansi bagus.

Untuk itu kita harus mengetahui kondisi perusahaan yang sahamnya akan kita beli. Analisis untuk mengetahui kondisi perusahaan tersebut dikenal sebagai Analisis Fundamental. Analisis ini untuk melihat apakah kondisi keuangan pada kondisi yang sehat atau justru sebaliknya.

Analisis fundamental meliputi perhitungan nilai wajar (fair price) saham dan analisis rasio-rasio keuangan. Nilai wajar tersebut kemudian dibandingkan dengan harga pasar. Analisis ini dilakukan secara berkala karena kondisi makro dan mikro sebuah perusahaan tentunya akan terus berubah.

Secara sederhana, harga saham dapat diprediksi dengan menganalisis data keuangan. Untuk menganalisis kondisi keuangan perusahaan, investor dapat memanfaatkan laporan keuangan untuk melihat gambaran kondisi keuangan perusahaan pada suatu saat atau selama periode tertentu.

Dengan menggunakan analisis ini, investor diharapkan dapat meminimalisir resiko kerugian dan juga tak keliru sebelum memutuskan membeli saham. Penting diingat jika berinvestasi di saham dikenal dengan resikonya yang besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *