INDO listing di NYSE

Dr. Wirawan Jusuf, founder dan CEO Indonesia Energy Corporation (IEC) diberikan kesempatan menekan bell pembukaan perdagangan di New York Stock Exchange (NYSE), pada Jumat (14/2/2020).

Hal ini menandakan selesainya proses IPO IEC di bursa tersebut, tindak lanjut dari dimulai perdagangan sahamnya sejak 19 desember 2019.

IEC menandakan perusahaan kedua Indonesia yang listing di New York setelah Telkom. Sebelumnya ada Indosat yang kemudian delisting.

IEC merupakan perseroan di bidang eksplorasi minyak dan gas. Saat ini perseroan menguasai dua blok, Citarum dan Kruh.

Dana hasil IPO USD 15 juta untuk biaya eksplorasi dan pengembangan Blok Kruh dan Citarum. Blok yang sudah berproduksi adalah blok Kruh yang dioperasikan oleh anak usaha, PT Green World Nusantara.

Selain Blok Citarum dan Blok Kruh, Indonesia Energy juga telah mengidentifikasi adanya potensi eksplorasi pada blok di area Rangkas, Banten.

Sepanjang tahun 2018, perseroan menghasilkan pendapatan sebesar US$ 5,85 juta, naik dibanding pendapatan tahun 2017 sebesar US$ 3,7 juta.

Indonesia Energy didirikan pada 24 April 2018 berdasarkan hukum Cayman Islands dan memiliki induk atau holding usaha bernama WJ Energy Group Ltd. Dan memiliki kantor pusat di Jakarta.

– – –
note:
1. Investor amrik tertarik membeli saham perusahaan Indonesia yang sumber pendapatannya seluruhnya dari Indonesia.
2. Yang menarik adalah nilai pasar thd nilai bukunya yang dihargai sangat tinggi.
3. Saat IPO dengan nilai buku 5 juta dolar, perusahaan mendapat 15 juta dolar atau setara 15% sahamnya, dengan Cap hampir 100 juta dolar, meskipun per hari ini (25/2/2020) Cap perusahaan sudah turun menjadi 48 juta dolar.

source: berbagai sumber

#IPO #GoPublic #PasarModal #HRNotes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *