Setelah menjual saham ke publik melalui IPO pada tanggal 9 januari lalu mendapatkan Rp 209 milyar dengan melepas 15% saham.
Kemudian dalam kurun waktu 15-22 januari Tolaram kembali sukses menjual sahamnya ke investor publik sebanyak 53%-an agar memenuhi syarat batas maksimal 30% kepemilikan. Persentase tersebut di harga perdana Rp 174 per lembar dan mengantongi Rp 750 milyar.
Belum genap sebulan, sepanjang bulan Januari 2020, Tolaram mengantongi uang total hampir 1 trilyun dari divestasi sahamnya di Bank Amar melalui pasar modal dan masih memiliki sisa 30% saham. Tolaram adalah perusahaan singapura pemilik Fintech Tunaiku.
Harga saham AMAR naik bertengger di harga Rp 500 per lembar saham per hari ini. Dibandingkan harga IPO Rp 174 per lembar saham.
