Makan Kejunya, Beli Saham IPO-nya

Produsen keju bermerek Prochiz ini akan resmi listing di Bursa Efek Indonesia pada hari senin, 25 november nanti. Perseroan mempunyai kinerja ciamik dalam 3 tahun terakhir. Penjualan bersih dan laba bersih mengalami kenaikan sepanjang 3 tahun terakhir.

Perseroan bertumbuh sehat dan ekuitas turut naik secara sehat. Perseroan juga tidak perlu melakukan peningkatan modal disetor dalam rangka go publik. Dengan modal disetor 3 tahun terakhir di angka Rp 60 milyar.

Perseroan melakukan Penawaran Umum sejumlah 100.000.000 (seratus juta) saham biasa atas nama dari total modal ditempatkan dan disetor setelah Penawaran Umum Perdana Saham yang merupakan Saham Baru dengan nilai nominal Rp 50,- (lima puluh Rupiah) setiap saham yang ditawarkan kepada Masyarakat dengan harga penawaran Rp 750 per saham sehingga seluruhnya berjumlah sebesar Rp 75.000.000.000,- (tujuh puluh lima miliar Rupiah).

Bersamaan dengan Penawaran Umum Perdana Saham, Perseroan akan menerbitkan Saham Baru kepada PT Tudung Putra Putri Jaya. (“TPPJ”) dalam rangka pelaksanaan konversi OWK yang diterbitkan berdasarkan Perjanjian Investasi sehubungan dengan Obligasi Wajib Konversi tertanggal 25 Juni 2019 (“Perjanjian OWK”) sejumlah 200.000.000 (dua ratus juta) saham biasa atas nama pada tanggal penjatahan.

Dengan dilaksanakannya konversi OWK bersamaan dengan terjualnya seluruh Saham Yang Ditawarkan dalam Penawaran Umum Perdana Saham ini, persentase kepemilikan Masyarakat dan TPPJ akan menjadi sejumlah 20,00% (dua puluh persen) dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham dan pelaksanaan konversi OWK.

#IPO #GoPublic #PasarModal #HRNotes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *