Di penghujung tahun dimana penutupan pedagangan 2019 telah ditutup diwarnai dengan naik turunnya performa emisi IPO di pasar bursa perdagangan saham yang kurang memberikan angin segar termasuk juga berimbas pada emiten IPO go publik.
9 emiten go publik dengan emisi IPO terendah dari Rp 17.2 milyar hingga 30 milyaran. Dan kinerja harga sahamnya per 30 desember. Dua dari 9 negatif. Tujuh lainnya positif.
Kendati demikian, ketujuh emiten masih memberikan sinyal positif di pasar perdagangan saham dimana harga saham per 30 Desember meningkat dari harga yang ditawarkan saat IPO. Perusahaan tersebut diantaranya; Putra Mandiri Jembar, Singaraja Putra, Asia Sejahtera Mina, Krida Jaringan Nusantara, Sinergi Inti Plastindo, Wahana Interfood Nusantara, dan Dana Brata Luhur.

