Perusahaan Tunda IPO, Efek Corona?

Virus Corona yang minggu ini menyerang tanah air akhirnya menyeruak dan membuat kepanikan di tengah masyarakat bahkan hingga efek ekonomi yang langsung terasa.

Dampaknya tidak main-main, ISHG anjlok dan betah di zona merah merah semenjak diumumkannya dua orang WNI positif terjangkit virus corona.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah turun sebanyak minus 13,44% sejak awal tahun.

Penurunan indeks saham tertinggi juga dialami oleh Filipina dan diikuti oleh Indonesia, Vietnam, Singapura dan Malaysia.

Hal ini menyusul antisipasi investor terhadap dampak virus Corona COVID-19 yang diperkirakan semakin meluas.

Menutup sesi II kemarin, IHSG berkurang hingga 91 poin (1,67%) ke level 5.361. Indeks LQ45 turun 20 poin (2,3%) ke level 859.

Berdasarkan data Perusahaan Bursa Efek Indonesia mencatat ada 24 perusahaan yang akan melakukan penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO).

Namun saat ini grafik indeks harga saham gabungan sedang anjlok imbas gonjang-ganjing wabah virus corona COVID-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *