Adakah Investasi Bebas Resiko?

Berinvestasi pada dasarnya pasti memiliki risiko (risk) entah itu resiko yang bisa dibilang ringan hingga yang bena-benar bersiko tinggi. Mungkin hal ini disebabkan karena banyaknya upaya penipuan investasi atau memang dikarenakan instrumen suatu investasi yang memiliki resiko berbeda.

Tentu banyak instrumen investasi seperti properti, emas, reksa dana, surat berharga negara, hingga saham yang memiliki potensi keuntungan dan resiko yang berbeda. Di pasar modal misalnya mengenal istilah high risk high return tapi hal ini sebanding dengan keuntungan yang didapatkan.

Begitupun dengan produk investasi lain seperti emas yang meski tak tergerus inflasi namun emas masih bergantung pada proyeksi harga emas dunia yang menyebabkan harga mejadi naik dan turun. Lain halnya dengan properti, kendati harga properti digadang-gadang akan terus naik dari waktu ke waktu namun dibandingkan dengan jenis investasi lain, properti justru paling sulit likuid atau cair.

Reksa dana dan surat berharga negara yang nyaris memiliki resiko yang rendah sekalipun keduanya memiliki potensi resiko yang berbeda-beda tergantung dari instrumen masing-masing produk investasi. Reksa dana saham misalnya tentu memiliki resiko yang tinggi, begitupun dengan produk reksa dana lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *